SSD NVMe Gen 3 vs Gen 4: Apakah Perbedaannya Terasa untuk Penggunaan Sehari-hari?

SSD NVMe Gen 3 vs Gen 4 sering menjadi pertimbangan ketika ingin melakukan upgrade storage pada PC atau laptop. Keduanya menggunakan teknologi NVMe berbasis PCIe, tetapi memiliki perbedaan pada bandwidth, kecepatan transfer data, temperatur, dan kebutuhan pengguna.

Salah satu jenis SSD yang populer saat ini adalah NVMe SSD. Namun, ketika ingin membeli NVMe SSD, pengguna akan menemukan berbagai generasi seperti PCIe Gen 3 dan PCIe Gen 4.

Pertanyaannya, apakah SSD NVMe Gen 4 selalu terasa jauh lebih cepat dibandingkan Gen 3?

Jawabannya tidak selalu sesederhana angka kecepatan yang tercantum pada spesifikasi.

Apa Itu SSD NVMe?

NVMe merupakan protokol komunikasi yang dirancang untuk perangkat penyimpanan berbasis flash melalui koneksi PCI Express.

Berbeda dengan SSD SATA yang menggunakan antarmuka SATA, NVMe memanfaatkan jalur PCIe sehingga mampu menawarkan bandwidth yang jauh lebih tinggi.

Karena itu, NVMe banyak digunakan pada perangkat yang membutuhkan performa penyimpanan lebih tinggi.

Contohnya:

  • Komputer desktop
  • Laptop
  • PC gaming
  • Workstation
  • Komputer untuk editing
  • Sistem yang sering memproses file berukuran besar

Mengenal PCIe Gen 3 dan Gen 4

Gen 3 dan Gen 4 mengacu pada generasi antarmuka PCI Express yang digunakan untuk menghubungkan perangkat dengan sistem.

PCIe Gen 4 memiliki bandwidth per lane yang lebih tinggi dibandingkan Gen 3.

Secara sederhana, semakin tinggi bandwidth yang tersedia, semakin besar jumlah data yang dapat ditransfer dalam kondisi yang mendukung.

Namun, performa SSD tidak hanya ditentukan oleh generasi PCIe.

Controller, jenis NAND, kapasitas SSD, firmware, temperatur, dan beban kerja juga dapat memengaruhi hasil sebenarnya.

Perbedaan Kecepatan Teoritis

Salah satu alasan Gen 4 terlihat menarik adalah kemampuan transfer datanya yang lebih tinggi.

Sebagai gambaran, SSD NVMe PCIe Gen 3 kelas tertentu dapat memiliki kecepatan sequential read sekitar beberapa ribu MB/s.

Sementara SSD NVMe PCIe Gen 4 kelas tertentu dapat mencapai angka yang lebih tinggi.

Namun, angka tersebut biasanya merupakan hasil pengujian sequential pada kondisi tertentu.

Penggunaan sehari-hari tidak selalu menghasilkan pola transfer data seperti benchmark tersebut.

Apakah Booting Windows Menjadi Jauh Lebih Cepat?

Ini merupakan salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika membandingkan SSD Gen 3 dan Gen 4.

Jika komputer sudah menggunakan SSD NVMe Gen 3 yang bagus, perpindahan ke Gen 4 belum tentu membuat waktu booting Windows terasa berubah secara drastis.

Alasannya, proses booting tidak hanya bergantung pada kecepatan sequential read SSD.

Sistem juga melakukan berbagai proses lain, termasuk inisialisasi hardware, loading driver, menjalankan service, dan mempersiapkan aplikasi sistem.

Dengan kata lain, SSD yang lebih cepat di benchmark belum tentu membuat seluruh aktivitas komputer menjadi dua kali lebih cepat.

Bagaimana dengan Membuka Aplikasi?

Untuk penggunaan seperti membuka browser, Microsoft Office, aplikasi kuliah, atau software ringan lainnya, perbedaan antara NVMe Gen 3 dan Gen 4 sering kali tidak menjadi faktor utama.

Hal ini karena ukuran data yang dibaca relatif kecil dan proses aplikasi juga melibatkan CPU, RAM, sistem operasi, serta proses lainnya.

Jika komputer masih menggunakan HDD, berpindah ke SSD NVMe akan memberikan perubahan yang jauh lebih terasa dibandingkan sekadar berpindah dari NVMe Gen 3 ke Gen 4.

Kapan Gen 4 Mulai Lebih Menarik?

SSD Gen 4 lebih menarik ketika komputer digunakan untuk pekerjaan yang membutuhkan transfer data dalam jumlah besar.

Contohnya:

1. Editing Video

File video beresolusi tinggi dapat memiliki ukuran yang sangat besar.

Saat melakukan import, export, atau memindahkan footage, storage dengan bandwidth tinggi dapat membantu mempercepat proses tertentu.

Namun, performa keseluruhan tetap bergantung pada software, CPU, GPU, RAM, dan jenis pekerjaan yang dilakukan.

2. Memindahkan File Besar

Jika kamu sering memindahkan file berukuran puluhan atau ratusan gigabyte, kemampuan sequential read dan write SSD menjadi lebih relevan.

Dalam kondisi tersebut, perbedaan performa antar generasi dapat lebih mudah terlihat.

3. Workstation

Komputer yang digunakan untuk pekerjaan profesional seperti pengolahan data, editing, virtualisasi, atau workflow dengan file berukuran besar dapat memperoleh manfaat lebih besar dari storage dengan bandwidth tinggi.

Jangan Lupa Soal Temperatur

Performa SSD NVMe juga dapat dipengaruhi temperatur.

Ketika controller SSD mencapai temperatur tertentu, sistem dapat mengurangi performa untuk menjaga perangkat tetap berada dalam kondisi aman.

Fenomena ini dikenal sebagai thermal throttling.

Karena itu, SSD Gen 4 yang memiliki performa tinggi tidak selalu mempertahankan kecepatan maksimum dalam setiap kondisi.

Pada beberapa konfigurasi desktop, penggunaan heatsink atau heatsink bawaan motherboard dapat membantu menjaga temperatur SSD.

Periksa Dukungan Motherboard

Sebelum membeli SSD Gen 4, pastikan motherboard atau laptop mendukung PCIe Gen 4 pada slot M.2 yang akan digunakan.

Jika perangkat hanya menyediakan PCIe Gen 3, SSD Gen 4 biasanya tetap dapat digunakan pada sistem yang kompatibel secara backward, tetapi kecepatannya akan mengikuti batas antarmuka yang tersedia.

Artinya, membeli SSD dengan spesifikasi lebih tinggi tidak otomatis membuat sistem lama bekerja pada kecepatan maksimum SSD tersebut.

Kapasitas Juga Penting

Selain generasi PCIe, kapasitas SSD perlu diperhatikan.

SSD 1 TB dan 2 TB dapat memberikan ruang yang lebih lega untuk sistem operasi, aplikasi, game, dan file kerja dibandingkan SSD berkapasitas kecil.

Kapasitas yang lebih besar juga dapat memberikan karakteristik performa yang berbeda tergantung desain dan model SSD.

Karena itu, jangan memilih SSD hanya berdasarkan tulisan Gen 3 atau Gen 4.

Perhatikan keseluruhan spesifikasinya.

Gen 3 atau Gen 4: Mana yang Perlu Dipilih?

Pemilihannya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan.

KebutuhanPilihan yang dapat dipertimbangkan
Office dan browsingNVMe Gen 3 sudah memadai
Kuliah dan pekerjaan sehari-hariGen 3 atau Gen 4
GamingKeduanya dapat digunakan
Editing videoGen 4 dapat menjadi pertimbangan
Transfer file besarGen 4 lebih menarik
PC workstationSesuaikan dengan workload
Motherboard hanya PCIe Gen 3NVMe Gen 3 dapat menjadi pilihan praktis

Yang lebih penting adalah melihat harga, kapasitas, kualitas controller, jenis NAND, endurance, garansi, dan kebutuhan penggunaan.

Jangan Hanya Melihat Angka MB/s

Kesalahan umum ketika membeli SSD adalah hanya membandingkan angka sequential read dan write.

Padahal, performa storage memiliki banyak aspek lain.

Beberapa spesifikasi yang juga dapat diperhatikan:

  • Random read/write
  • IOPS
  • TBW
  • Jenis NAND
  • Controller
  • DRAM atau HMB
  • Temperatur
  • Garansi
  • Kapasitas
  • Konsistensi performa

Angka benchmark tetap berguna sebagai referensi, tetapi sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar dalam memilih SSD.

Kesimpulan

SSD NVMe Gen 4 memang menawarkan bandwidth yang lebih tinggi dibandingkan Gen 3, tetapi peningkatan tersebut tidak selalu terasa drastis dalam penggunaan sehari-hari.

Untuk browsing, pekerjaan kantor, kuliah, dan penggunaan komputer umum, NVMe Gen 3 yang berkualitas masih dapat memberikan pengalaman yang cepat.

Sementara itu, Gen 4 menjadi lebih menarik untuk pengguna yang sering melakukan transfer file berukuran besar, editing, atau workload yang benar-benar dapat memanfaatkan bandwidth tambahan.

Jadi, sebelum membeli SSD baru, jangan hanya melihat generasinya. Perhatikan juga kapasitas, controller, NAND, temperatur, endurance, kompatibilitas motherboard, serta harga.

Dengan begitu, SSD yang dipilih tidak hanya memiliki angka benchmark tinggi, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan komputer yang digunakan.

https://komputerdaily.my.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *